Senin, 17 Mei 2010

Biarkan Jingga Terlelap Dalam Mimpinya

Hey, biarkan ia terlelap dan terbuai dalam dunianya yang entah akan bermuara pada apa nanti.
Ia bermain dengan indah tingkahnya, tak gentar hatinya.

Mimpi yang selama ini ingin ia raih sudah pergi.
Datang sebuah angan pasti yang ingin seorang laki-laki beri.

Ia menundukkan kepalanya seraya berpikir keras. Ia memang keras segalanya.
Keras hati juga keras kepala.

Saat pria itu memuja dengan sangat dan menyodorkan 2 tangannya yang berisi mimpi indah.
Ia hanya terdiam, pria ini yang mulia dan penuh makna.

Sebetulnya tak terbesit ia ingin berkata tidak, tapi justru ragu akan kemampuannya mewujudkan mimpi bersama pria itu.
"Tak pantas saya" ucapnya.

Ah pria itu terlalu berucap sempurna dan bertingkah mulia. Tak pantas pikir wanita itu untuk bersamanya.
Mungkin ia akan membiarkan pria itu berlalu bersama puisi cinta yang dituliskan untuknya.

Jingga tetap ingin bermain dengan dunianya

2 komentar:

  1. keegoisan masih mewarnai tulisan di blog ini

    BalasHapus
  2. ah kmn aja km ucha ritama banderas fernandes. dari dulu anda verteman dg manusia paling egois kan? hahaha

    gw mau crta chagooooooo

    BalasHapus