Senin, 25 Oktober 2010


Ia yang dilahirkan diujung hari yang memberi kegembiraan pada orang di sekelilingnya.
Dan terus berharap kebahagiaan itu dapat dihadirkan dalam kurun waktu yang tak terhingga.

Ia yang berusaha tak tergulirkan oleh rasa kecewa dan terus berjalan tanpa menundukkan kepala.
Seseorang yang tak akan berkata tidak saat ia ingin berkata iya dan tak akan berkata iya saat ia ingin berkata tidak.

Ia yang selalu meyakini atas takdir Tuhan dan menjalaninya dengan penuh keyakinan akan datangnya kebaikan.
Tak akan henti mensyukuri yang sudah dimiliki dan berusaha untuk tidak mengeluh.

Ia Senja Aprilia.

Senin, 18 Oktober 2010

Post-Concert-Syndrome of Wolfmother

Sungguh saya yang lebai atau memang ini sebuah keseruan menjadi seorang penggemar sebuah band besar. Entahlah!
Ingat cerita saya sebelumnya soal Wolfmother dan pertemuan saya di backstage dengan mereka!
Kesenangan itu sungguh tak habis habis, bikin saya ga bisa tidur mikirinnya. hahahaa


2 hari setelah JavaRockingLand saya dengar Wolfmother menyempatkan diri liburan ke Bali dan akan bermain di sebuah tempat bernama Deus. Saya memberitau 2 orang teman saya di Bali yang saya kenal secara rumit di dunia maya Esha dan Bagus (tapi judulnya jadi teman dekat :D)


Oke salah satunya berangkat, Bagus akhirnya hadir malam itu. Saya super duper iri sekali. Yang ada di bayangan saya acara itu super private dan pasti sangat dekta dengan Wolfmother. Saya titip salam untuk Ian Peres via Bagus yang sebenernya cuma becanda.


Tapi eh tapi, malam hari setelah acara berlangsung saya sms Bagus dan bertanya perihal acara tersebut,. Bagus bikin saya iri seiri2nya. Katanya acaranya bikin dekat sekali dengan Wolfmother. Dan bagus ternyata menyampaikan salam saya pada Ian Peres. Oh makasih banget. Dan Bagus bilang, "Ian kayanya ingat sama kamu, dia bilang "Oh the girl with the glasses isn't it?"" 
Itu bikin saya girang segirang-girangnya :D dia masih inget loh hahahaa
Iiiiiih Ian Peres kamu baik banget deeeeeeeh hahahahaa


Setelah kejadian itu ada hal lainnya yang bikin saya kesengsem sama Ian Peres. Saya mulai mendengarkan beberapa lagu solo projectnya di myspace. ada 1 lagu yang bikin saya amaze banget, judulnya "Too Little, Too Late" Sepertinya lagu ini dibuat jauh lama sebelum Ian join Wolfmother. Lagunya superb keren sekali. Suaranya bagus banget :)


Oke semakin saya sering dengar saya sering berusaha berinteraksi dengan Ian di akun twitternya, yang sudah lama saya follow tapi tak banyak update darinya. *ini Ian mulu yah, ngefans berat saya teh*


Beberapa saat saya coba mencari cara apakah saya bisa ngobrol langsung dengan Wolfmother. saya mulai join forum Wolfmother yang mana ada akun pribadi para personil dan bisa mengirim PM dan bisa berinteraksi langsung. Cuma itu agak lama kayanya diupdate juga.Hmmm


Dan saya mulai mencari-cari dan yaaaaaak!! Saya menemukan 3 akun asli Facebook dari Ian, Will dan Nemeth. Saya add dan mulailah berinteraksi. Agak norak sih saking girangnya cuma gara2 Will isi Wall gw aja hebohnya minta ampun. Begini kira-kira asal kehebohannya!


Padahal gw g ngefans2 banget sama dia hahaha. Will cukup baik dengan merespon banyak hal yang saya bahas, bahkan dia cerita kalo dia g beli banyak oleh-oleh di Indonesia karena dia mesti bayar sewa apartemennya dan asuransi mobilnya di California, meskipun saat ini dia lebih banyak berada di Australia bersama Wolfmother. Dia juga cerita dia bikin baju-baju tie-dye buat teman-temannya lho. Good guy!




Nah pas Ian Peres lagi online nih. Dia mulai bales tweet gw ke dia yang isinya begini ini



Dan yang lebih menyenangkan, gw orang pertama yang dia bales pas dia update tweet. hahaha norak yaaaa :p abis dia lucu banget sih uhuhuhuhuh


Oke lanjut, dia pun approve Facebook saya, dan saya mulai kerjain Ian Peres yang imut nan lucu itu dengan isi Wallnya dengan bahasa Indonesia. Begini isi percakapan kami:




Hahaha he's cute isn't he? I like him so bad :p kita mulai ngobrol di message setelah itu. Hahaha biar private dikit gitu :p intinya memang Ian dan Will mengatakan mereka senang bisa berada di Indonesia dan ingin kembali. Uhuw.


Oke hal ini membuat saya masih sumringah sampe hari ini lho.

Maafkan atas berlebihannya saya adore mereka, tapi yah beginilah fans berat :p

Senin, 11 Oktober 2010

Pertemuan Saya Dengan Wolfmother di Java Rockin' Land 2010

Oke this is the day that i've been waitin' for, the last day of this festival wich i'm sure will be an awesome night.


Saya tiba jam 4 sore, langsung ke panggung Seringai yang sungguh membakar sore yang panas itu. Wuh! ditemani lagu-lagunya yang mengkritik kehidupan masa kini bangsa kita. dengan kostum sungguh keren, kemeja bunga-bunga ala reggea people hahaha tapi keren lah, apalagi lagu soal cencorship yang berisikan tentang pak menteri kita tif*tul sembiring. hahah great dude!!


Nah setelah keluar area panggung Seringai itu kejadian tak terlupakan dimulai, lewatlah 2 mobil alpard hitam dan beberapa orang di dalamnya melambaikan tangan, familiar nih sungguh. Oh tidak personil Wolfmother dalam mobil tersebut. Gw mulai mengikuti arah mobil itu yang ternyata berhenti di depan Dome dan persis di sebelah panggung tempat mereka akan main. Andrew Stockdale dikerubungi kaya semut, Nemeth dan Will langsung masuk ke area backstage. tapi ada yang jail nih salah satu personil kesukaan saya yang imut imut sang bassis Ian Peres. Dia ikut-ikutan ngerubungin Andrew sambil teriak "Andrew i love you". Saat saya sadar itu adalah Ian pujaan hati saya *lebay* saya langsung menyapa dia. Dia menyodorkan tangannya untuk bersalaman. *oh oh oh*


Me: "Hey Ian"
Ian: "Hai"
Me: " I like you, i like your hair that's cute"
Ian: "Oh thank you, how you doin'?"
Me: *speechless sejenak sambil bengong*
"Oh great, nice to meet you. Hope you have a great time here"
(dalem hati: sungguh baik Ian apalagi liat kamu langsung, mau pingsan saya hahaha)


Terus Ian pamitan deh ke dalem menyusul personil lainnya dan bodohnya gw bahkan sampe lupa sama Andrew yang masih dikerubungin orang-orang, yaudahlah saya pikir. Susah mau ketemu Andrew juga hahah


Setelah momen penting itu, saya lanjutkan saya memburu panggung yang akan segera dimulai, The Vines akan tampil. Sungguh ramai, vokalisnya tereak2an ga jelas seperti biasa tapi keren sih, namun berhubung teman saya dari Bandung yang mana tiket masuknya ada di saya belum tiba-tiba juga saat itu, saya mulai gelisah. Ditengah penampilan The Vines saya keluar menanti si Jovy dan adiknya Evan. Saya mulai keluar kerumunan, ditengah waktu menunggu itu saya dapet tawaran meet and greet brg The Vines, wah asik tuh lumayan. dijadwalkan akan meet and greet jam setengah 9 setelah Wolfmother main. Oke saya cukup senang. Lanjut ke menunggu tadi, tak bisa nih pikir saya kalau Wolfmother akan mulai main teman saya itu belum datang. saya menunggu di luar akhirnya. Gelisah! Tapi akhirnya kawan saya itu datang jugaaaaa, buru-buru kita lari ke dalam. Pas kita masuk yang seru pun akan di mulai.


Ini dia band yang saya tunggu-tunggu selama 4 tahun, beri applause kepada Wolfmother!!!
Mereka malam itu membawakan 14 lagu.


Dimension sebagai pembuka dan mulai membakar para penonton yang bernyanyi dengan lantang, Cosmic Egg yang intronya catchy bikin kita gemes denger permainan gitar Andrew Stockdale dan Aidan Nemeth. Lalu bagian ini yang saya suka California Queen, Bassisnya yang kecil-kecil super lincah bermain Intro dengan apik, well done Ian Peres!! Setelah itu digeber lagi dengan single pertama dari album Cosmic Egg New Moon Rising, Will sang drummer baru bermain drum sangat handal.


Woman, ini lagu bikin penonton heboh karena lagu ini sempat nge-hits jaman album pertama, semua pun ikut bernyanyi. White Unicorn yang di medley bareng Riders On The Storm dari The Doors wich is suara Andrew keren sekali!! Pilgrim yang haduh gitarnya tebal dan ciamik lah,lanjut terus ke Apple Tree yang mana ciri vokal Andrew bernyanyi di lagu ini cukup ekstentrik. ini dia lagu yang agak selow dibawain Mind's Eye, ini lagu favorit saya banget asik dibawain! White Feather dilanjutkan lagi Colossal yang yaudahlah ga bisa berkata-kata lagi saya dengernya juga, lalu mereka mengcover Baba O'Riley milik The Who yang mana di lagu ini saya suka mendengar suara pujaan hati saya Ian Peres bernyanyi. Oh Yeaaah!!


Lanjut lagu Vagabond yang tak saya sangka dan tak dinyana aka dibawakan malam itu,jarang-jarang ada di setlist. Tapi tak disangka akhirnya lagu yang nge-hits ini yang menjadi penutup peampilan mereka, Joker and The Thief. Semua orang berjingkrak dan bernyanyi bersama.  Sungguh saya masih ingin lebih lama melihat penampilannya tapi apa daya, mereka sudah kehabisan waktu. Aagak sedikit kecewa karena 2 lagu favorit saya tidak dibawakan Far Away dan Caroline. Tapi segitu juga sudah AWESOME!! Sepanjang penampilan Andrew menari dan berlarian ke sana ke mari. Ian Peres main bass dan orgen dengan sangat semangat sampai naik-naik ke orgen tersebut. Heboh! Ohya Nemeth malam itu mengenakan kemeja batik lho, keren juga batiknya heheh.

Andrew sempat mengutarakan perihal rencana awal mereka hampir tidak jadi tampil di JRL karena sponsor rokok. Tapi akhirnya mereka memutuskan jadi tampil karena melihat perjuangan beberapa anak muda yang sampe jual Handphone hanya untuk beli tiket nonton Wolfmother. Andrew said "That's the real meaning of rock n roll guys". Mengharukan!!


Di tengah show itu saya dapet konfirmasi M&G brg The Vines dimajuin jam 8 pada saat Wolfmother tampil, wah gawat saya g bisa ninggalin Wolfmother demi The Vines. Akhirnya saya batalkan ikut M&G.


Setelah Wolfmother selesai tampil dan MuteMath mulai bersiap tampil saya mengunjungi lagi backstage Wolfmother. Dan dengan baik hati manajernya memberi kita waktu buat ketemu dan ngobrol sedikit dengan Wolfmother meskipun dengan penjagaan cukup ketat. Perjuangan terberat adalah saat ingin bersalaman dengan Andrew, lagi-lagi rame banget. Yaudlaha saya nyamper si Ian yang imut lagi aja. ternyata dia masih ingat dengan saya dan dia say hai pada saya. Uhuw! saya langsung minta tanda tangan dan foto bareng. Sampe 3 kali fotonya diulang, kata Ian pake flash aja biar bagus. Padahal udah jadinya doi malah merek hahah. Terus saya bilang buat cek mention saya di Twitter buat Ian, he said he promise would check his twitter soon. Terus sama Nemeth juga bisa ngobrol bareng sebentar dan dia tanda tangan CD saya juga. kalau si drummer baru itu Will, agak sombong ah saya males nyamperinnya juga ahahha.
Setelah itu mereka mulai bergegas pulang, Will, Nemeth dan Ian masuk ke mobil. kebetulan saya masih berada di daerah situ dan saya say goodbye sama Ian and he said "Goodbye, thanks!" Haduh ngefans berat saya sm Ian Peres :D


Selanjutnya saya meneruskan menonton MuteMath sambil cengar- cengir kegirangan atas kejadian sebelumnya hahahaha


Oke ini dia beberapa foto Wolfmother:







 with Ian Peres

*ngulang sampe 3 kali si ian bilang pke flash aja, sekalinya pake flash dia merem haha*


 Ian and Nemeth autograph


With Nemeth






It's some pictures from friend's camera


ini video sedikit Andrew melayani fansnya, sayang saya susah mau menggapainya!


and here's a video from Wolfmother Live at Java Rockin' Land

It's such an unforgatable moment ever. Thanks Wolfmother
Hail Java Rockin' Land!!








Malam Itu Di Java Rockin' Land


8-10 Oktober 2010 adalah tanggal di mana digelar sebuah festival rock terbesar se-asia tenggara "Java Rockin' Land". saya hadir di hari ke-2 dan ke-3 pada tanggal 9 Oktober dan 10 Oktober. saya datang dengan damai *asek* hahaha
pada awalnya niatan saya hanya ingin nonton tanggal 10 karena ada band favorit saya sepanjang masa yang akhirnya datang Wolfmother. tapi dikarenakan rejeki dan keberuntungan yang diberikan Tuhan pada saya, saya dapet tiket free untuk tanggal 9.

Oke hari pertama, saya datang agak sore jam 5an. Sore itu tanpa sengaja saya bertemu pasukan band The Experience Brothers yang akan perform malam itu. Jadi saya bareng mereka, Boomerang menjadi tontonan pertama saya. Mereka sungguh keren ya, vokalnya apalagi. Dilanjutkan memperhatikan The Experience Brothers menyiapkan alatnya sambil menunggu THE S.I.G.I.T. Sesaat setelah itu saya kabur dan berjumpa sejenak dengan teman-teman kampus Iqbal, Jambu, Opiq, Arsya, Dika dan Gigi. Dan nonton THE S.I.G.I.T bersama mereka.


THE S.I.G.I.T tampil sungguh memukau dengan tema tampilan Black malam itu, costum, bahkan equipment pun serba Black. mungkin mengacu pada single yang akan keluar berikutnya "Black Summer" dan juga denim keluaran PotMeetsPop dengan THE S.I.G.I.T dengan nama yang sama. malam itu denim masing-masing pun digunakan. Good concept!
Saya tdk ingat berapa banyak lagu yang dimainkan sepanjang 45 menit itu. Yang jelas, kehadiran teman pemain harmonika mereka malam itu bikin live-nya tambah keren. wuhuw!


Lanjut, teman-teman sempat berpisah saya dan 2 org kawan memilih menonton The Experience Brothers ketimbang sisanya yang memilih nonton Dashboard Confessional. dan penampilan duo kakak beradik itu sungguh memukau, bersemangat sekali meskipun penonton tersedot ke panggung DC. tapi mereka tampil total, membuat kawan saya berdecak kagum.


Dan malam itu saya akhiri hanya dengan menonton Stereophonics, asik vokalnya cuma kurang komunikatif. digeber lagu abis-abisan kurang ngobrol sm penonton *mungkin krn aksen britishnya jd takut pd g ngerti ya* Tapi hari itu sudah cukup memuaskan dengan menyaksikan 4 band di atas. O Yeah!!



Ini beberapa foto narsis kita




Dan ini para penampilnya, harap maklum foto kurang bagus