Senin, 24 Januari 2011

aku tak akan menyangkal takdir kita, tuan.

saat itu aku memang harus berkata iya pada alibimu tanpa ragu sedikit pun, dan kututupi rasa kecewaku di depanmu.

ya hanya demi membuatmu mengerti bahwa aku berusaha memahami setiap keluh hatimu.

aku selalu titipkan harapku dalam setiap bait doa yang kubisikkan pada Tuhan atas kamu.

kubiarkan semuanya mengalun dan mengalir, melodi itu merdu untukmu tapi terdengar sendu bagiku.

aku tak akan menyangkal takdir kita, tuan.

kecewa memang, tapi saya tidak pernah berhenti berharap akan kuasa Tuhan yang baik untuk kita.

ditempatkan sebagai apapun dalam dunia kita, semua pasti akan berharga.

1 komentar: