Senin, 25 Oktober 2010


Ia yang dilahirkan diujung hari yang memberi kegembiraan pada orang di sekelilingnya.
Dan terus berharap kebahagiaan itu dapat dihadirkan dalam kurun waktu yang tak terhingga.

Ia yang berusaha tak tergulirkan oleh rasa kecewa dan terus berjalan tanpa menundukkan kepala.
Seseorang yang tak akan berkata tidak saat ia ingin berkata iya dan tak akan berkata iya saat ia ingin berkata tidak.

Ia yang selalu meyakini atas takdir Tuhan dan menjalaninya dengan penuh keyakinan akan datangnya kebaikan.
Tak akan henti mensyukuri yang sudah dimiliki dan berusaha untuk tidak mengeluh.

Ia Senja Aprilia.

Senin, 18 Oktober 2010

Post-Concert-Syndrome of Wolfmother

Sungguh saya yang lebai atau memang ini sebuah keseruan menjadi seorang penggemar sebuah band besar. Entahlah!
Ingat cerita saya sebelumnya soal Wolfmother dan pertemuan saya di backstage dengan mereka!
Kesenangan itu sungguh tak habis habis, bikin saya ga bisa tidur mikirinnya. hahahaa


2 hari setelah JavaRockingLand saya dengar Wolfmother menyempatkan diri liburan ke Bali dan akan bermain di sebuah tempat bernama Deus. Saya memberitau 2 orang teman saya di Bali yang saya kenal secara rumit di dunia maya Esha dan Bagus (tapi judulnya jadi teman dekat :D)


Oke salah satunya berangkat, Bagus akhirnya hadir malam itu. Saya super duper iri sekali. Yang ada di bayangan saya acara itu super private dan pasti sangat dekta dengan Wolfmother. Saya titip salam untuk Ian Peres via Bagus yang sebenernya cuma becanda.


Tapi eh tapi, malam hari setelah acara berlangsung saya sms Bagus dan bertanya perihal acara tersebut,. Bagus bikin saya iri seiri2nya. Katanya acaranya bikin dekat sekali dengan Wolfmother. Dan bagus ternyata menyampaikan salam saya pada Ian Peres. Oh makasih banget. Dan Bagus bilang, "Ian kayanya ingat sama kamu, dia bilang "Oh the girl with the glasses isn't it?"" 
Itu bikin saya girang segirang-girangnya :D dia masih inget loh hahahaa
Iiiiiih Ian Peres kamu baik banget deeeeeeeh hahahahaa


Setelah kejadian itu ada hal lainnya yang bikin saya kesengsem sama Ian Peres. Saya mulai mendengarkan beberapa lagu solo projectnya di myspace. ada 1 lagu yang bikin saya amaze banget, judulnya "Too Little, Too Late" Sepertinya lagu ini dibuat jauh lama sebelum Ian join Wolfmother. Lagunya superb keren sekali. Suaranya bagus banget :)


Oke semakin saya sering dengar saya sering berusaha berinteraksi dengan Ian di akun twitternya, yang sudah lama saya follow tapi tak banyak update darinya. *ini Ian mulu yah, ngefans berat saya teh*


Beberapa saat saya coba mencari cara apakah saya bisa ngobrol langsung dengan Wolfmother. saya mulai join forum Wolfmother yang mana ada akun pribadi para personil dan bisa mengirim PM dan bisa berinteraksi langsung. Cuma itu agak lama kayanya diupdate juga.Hmmm


Dan saya mulai mencari-cari dan yaaaaaak!! Saya menemukan 3 akun asli Facebook dari Ian, Will dan Nemeth. Saya add dan mulailah berinteraksi. Agak norak sih saking girangnya cuma gara2 Will isi Wall gw aja hebohnya minta ampun. Begini kira-kira asal kehebohannya!


Padahal gw g ngefans2 banget sama dia hahaha. Will cukup baik dengan merespon banyak hal yang saya bahas, bahkan dia cerita kalo dia g beli banyak oleh-oleh di Indonesia karena dia mesti bayar sewa apartemennya dan asuransi mobilnya di California, meskipun saat ini dia lebih banyak berada di Australia bersama Wolfmother. Dia juga cerita dia bikin baju-baju tie-dye buat teman-temannya lho. Good guy!




Nah pas Ian Peres lagi online nih. Dia mulai bales tweet gw ke dia yang isinya begini ini



Dan yang lebih menyenangkan, gw orang pertama yang dia bales pas dia update tweet. hahaha norak yaaaa :p abis dia lucu banget sih uhuhuhuhuh


Oke lanjut, dia pun approve Facebook saya, dan saya mulai kerjain Ian Peres yang imut nan lucu itu dengan isi Wallnya dengan bahasa Indonesia. Begini isi percakapan kami:




Hahaha he's cute isn't he? I like him so bad :p kita mulai ngobrol di message setelah itu. Hahaha biar private dikit gitu :p intinya memang Ian dan Will mengatakan mereka senang bisa berada di Indonesia dan ingin kembali. Uhuw.


Oke hal ini membuat saya masih sumringah sampe hari ini lho.

Maafkan atas berlebihannya saya adore mereka, tapi yah beginilah fans berat :p

Senin, 11 Oktober 2010

Pertemuan Saya Dengan Wolfmother di Java Rockin' Land 2010

Oke this is the day that i've been waitin' for, the last day of this festival wich i'm sure will be an awesome night.


Saya tiba jam 4 sore, langsung ke panggung Seringai yang sungguh membakar sore yang panas itu. Wuh! ditemani lagu-lagunya yang mengkritik kehidupan masa kini bangsa kita. dengan kostum sungguh keren, kemeja bunga-bunga ala reggea people hahaha tapi keren lah, apalagi lagu soal cencorship yang berisikan tentang pak menteri kita tif*tul sembiring. hahah great dude!!


Nah setelah keluar area panggung Seringai itu kejadian tak terlupakan dimulai, lewatlah 2 mobil alpard hitam dan beberapa orang di dalamnya melambaikan tangan, familiar nih sungguh. Oh tidak personil Wolfmother dalam mobil tersebut. Gw mulai mengikuti arah mobil itu yang ternyata berhenti di depan Dome dan persis di sebelah panggung tempat mereka akan main. Andrew Stockdale dikerubungi kaya semut, Nemeth dan Will langsung masuk ke area backstage. tapi ada yang jail nih salah satu personil kesukaan saya yang imut imut sang bassis Ian Peres. Dia ikut-ikutan ngerubungin Andrew sambil teriak "Andrew i love you". Saat saya sadar itu adalah Ian pujaan hati saya *lebay* saya langsung menyapa dia. Dia menyodorkan tangannya untuk bersalaman. *oh oh oh*


Me: "Hey Ian"
Ian: "Hai"
Me: " I like you, i like your hair that's cute"
Ian: "Oh thank you, how you doin'?"
Me: *speechless sejenak sambil bengong*
"Oh great, nice to meet you. Hope you have a great time here"
(dalem hati: sungguh baik Ian apalagi liat kamu langsung, mau pingsan saya hahaha)


Terus Ian pamitan deh ke dalem menyusul personil lainnya dan bodohnya gw bahkan sampe lupa sama Andrew yang masih dikerubungin orang-orang, yaudahlah saya pikir. Susah mau ketemu Andrew juga hahah


Setelah momen penting itu, saya lanjutkan saya memburu panggung yang akan segera dimulai, The Vines akan tampil. Sungguh ramai, vokalisnya tereak2an ga jelas seperti biasa tapi keren sih, namun berhubung teman saya dari Bandung yang mana tiket masuknya ada di saya belum tiba-tiba juga saat itu, saya mulai gelisah. Ditengah penampilan The Vines saya keluar menanti si Jovy dan adiknya Evan. Saya mulai keluar kerumunan, ditengah waktu menunggu itu saya dapet tawaran meet and greet brg The Vines, wah asik tuh lumayan. dijadwalkan akan meet and greet jam setengah 9 setelah Wolfmother main. Oke saya cukup senang. Lanjut ke menunggu tadi, tak bisa nih pikir saya kalau Wolfmother akan mulai main teman saya itu belum datang. saya menunggu di luar akhirnya. Gelisah! Tapi akhirnya kawan saya itu datang jugaaaaa, buru-buru kita lari ke dalam. Pas kita masuk yang seru pun akan di mulai.


Ini dia band yang saya tunggu-tunggu selama 4 tahun, beri applause kepada Wolfmother!!!
Mereka malam itu membawakan 14 lagu.


Dimension sebagai pembuka dan mulai membakar para penonton yang bernyanyi dengan lantang, Cosmic Egg yang intronya catchy bikin kita gemes denger permainan gitar Andrew Stockdale dan Aidan Nemeth. Lalu bagian ini yang saya suka California Queen, Bassisnya yang kecil-kecil super lincah bermain Intro dengan apik, well done Ian Peres!! Setelah itu digeber lagi dengan single pertama dari album Cosmic Egg New Moon Rising, Will sang drummer baru bermain drum sangat handal.


Woman, ini lagu bikin penonton heboh karena lagu ini sempat nge-hits jaman album pertama, semua pun ikut bernyanyi. White Unicorn yang di medley bareng Riders On The Storm dari The Doors wich is suara Andrew keren sekali!! Pilgrim yang haduh gitarnya tebal dan ciamik lah,lanjut terus ke Apple Tree yang mana ciri vokal Andrew bernyanyi di lagu ini cukup ekstentrik. ini dia lagu yang agak selow dibawain Mind's Eye, ini lagu favorit saya banget asik dibawain! White Feather dilanjutkan lagi Colossal yang yaudahlah ga bisa berkata-kata lagi saya dengernya juga, lalu mereka mengcover Baba O'Riley milik The Who yang mana di lagu ini saya suka mendengar suara pujaan hati saya Ian Peres bernyanyi. Oh Yeaaah!!


Lanjut lagu Vagabond yang tak saya sangka dan tak dinyana aka dibawakan malam itu,jarang-jarang ada di setlist. Tapi tak disangka akhirnya lagu yang nge-hits ini yang menjadi penutup peampilan mereka, Joker and The Thief. Semua orang berjingkrak dan bernyanyi bersama.  Sungguh saya masih ingin lebih lama melihat penampilannya tapi apa daya, mereka sudah kehabisan waktu. Aagak sedikit kecewa karena 2 lagu favorit saya tidak dibawakan Far Away dan Caroline. Tapi segitu juga sudah AWESOME!! Sepanjang penampilan Andrew menari dan berlarian ke sana ke mari. Ian Peres main bass dan orgen dengan sangat semangat sampai naik-naik ke orgen tersebut. Heboh! Ohya Nemeth malam itu mengenakan kemeja batik lho, keren juga batiknya heheh.

Andrew sempat mengutarakan perihal rencana awal mereka hampir tidak jadi tampil di JRL karena sponsor rokok. Tapi akhirnya mereka memutuskan jadi tampil karena melihat perjuangan beberapa anak muda yang sampe jual Handphone hanya untuk beli tiket nonton Wolfmother. Andrew said "That's the real meaning of rock n roll guys". Mengharukan!!


Di tengah show itu saya dapet konfirmasi M&G brg The Vines dimajuin jam 8 pada saat Wolfmother tampil, wah gawat saya g bisa ninggalin Wolfmother demi The Vines. Akhirnya saya batalkan ikut M&G.


Setelah Wolfmother selesai tampil dan MuteMath mulai bersiap tampil saya mengunjungi lagi backstage Wolfmother. Dan dengan baik hati manajernya memberi kita waktu buat ketemu dan ngobrol sedikit dengan Wolfmother meskipun dengan penjagaan cukup ketat. Perjuangan terberat adalah saat ingin bersalaman dengan Andrew, lagi-lagi rame banget. Yaudlaha saya nyamper si Ian yang imut lagi aja. ternyata dia masih ingat dengan saya dan dia say hai pada saya. Uhuw! saya langsung minta tanda tangan dan foto bareng. Sampe 3 kali fotonya diulang, kata Ian pake flash aja biar bagus. Padahal udah jadinya doi malah merek hahah. Terus saya bilang buat cek mention saya di Twitter buat Ian, he said he promise would check his twitter soon. Terus sama Nemeth juga bisa ngobrol bareng sebentar dan dia tanda tangan CD saya juga. kalau si drummer baru itu Will, agak sombong ah saya males nyamperinnya juga ahahha.
Setelah itu mereka mulai bergegas pulang, Will, Nemeth dan Ian masuk ke mobil. kebetulan saya masih berada di daerah situ dan saya say goodbye sama Ian and he said "Goodbye, thanks!" Haduh ngefans berat saya sm Ian Peres :D


Selanjutnya saya meneruskan menonton MuteMath sambil cengar- cengir kegirangan atas kejadian sebelumnya hahahaha


Oke ini dia beberapa foto Wolfmother:







 with Ian Peres

*ngulang sampe 3 kali si ian bilang pke flash aja, sekalinya pake flash dia merem haha*


 Ian and Nemeth autograph


With Nemeth






It's some pictures from friend's camera


ini video sedikit Andrew melayani fansnya, sayang saya susah mau menggapainya!


and here's a video from Wolfmother Live at Java Rockin' Land

It's such an unforgatable moment ever. Thanks Wolfmother
Hail Java Rockin' Land!!








Malam Itu Di Java Rockin' Land


8-10 Oktober 2010 adalah tanggal di mana digelar sebuah festival rock terbesar se-asia tenggara "Java Rockin' Land". saya hadir di hari ke-2 dan ke-3 pada tanggal 9 Oktober dan 10 Oktober. saya datang dengan damai *asek* hahaha
pada awalnya niatan saya hanya ingin nonton tanggal 10 karena ada band favorit saya sepanjang masa yang akhirnya datang Wolfmother. tapi dikarenakan rejeki dan keberuntungan yang diberikan Tuhan pada saya, saya dapet tiket free untuk tanggal 9.

Oke hari pertama, saya datang agak sore jam 5an. Sore itu tanpa sengaja saya bertemu pasukan band The Experience Brothers yang akan perform malam itu. Jadi saya bareng mereka, Boomerang menjadi tontonan pertama saya. Mereka sungguh keren ya, vokalnya apalagi. Dilanjutkan memperhatikan The Experience Brothers menyiapkan alatnya sambil menunggu THE S.I.G.I.T. Sesaat setelah itu saya kabur dan berjumpa sejenak dengan teman-teman kampus Iqbal, Jambu, Opiq, Arsya, Dika dan Gigi. Dan nonton THE S.I.G.I.T bersama mereka.


THE S.I.G.I.T tampil sungguh memukau dengan tema tampilan Black malam itu, costum, bahkan equipment pun serba Black. mungkin mengacu pada single yang akan keluar berikutnya "Black Summer" dan juga denim keluaran PotMeetsPop dengan THE S.I.G.I.T dengan nama yang sama. malam itu denim masing-masing pun digunakan. Good concept!
Saya tdk ingat berapa banyak lagu yang dimainkan sepanjang 45 menit itu. Yang jelas, kehadiran teman pemain harmonika mereka malam itu bikin live-nya tambah keren. wuhuw!


Lanjut, teman-teman sempat berpisah saya dan 2 org kawan memilih menonton The Experience Brothers ketimbang sisanya yang memilih nonton Dashboard Confessional. dan penampilan duo kakak beradik itu sungguh memukau, bersemangat sekali meskipun penonton tersedot ke panggung DC. tapi mereka tampil total, membuat kawan saya berdecak kagum.


Dan malam itu saya akhiri hanya dengan menonton Stereophonics, asik vokalnya cuma kurang komunikatif. digeber lagu abis-abisan kurang ngobrol sm penonton *mungkin krn aksen britishnya jd takut pd g ngerti ya* Tapi hari itu sudah cukup memuaskan dengan menyaksikan 4 band di atas. O Yeah!!



Ini beberapa foto narsis kita




Dan ini para penampilnya, harap maklum foto kurang bagus








Rabu, 15 September 2010

Asa Dan Rasa Yang Bersandiwara


kamu adalah aktor yang bersandiwara.
mulutmu melontarkan cerita fiksi belaka.
tingkahmu hanya sebuah gerak non-realita.
keseluruhan cerita hanya tentang kebohongan rasa
dan kau menempatkan ia tepat di tengah kepalsuan asa

Senin, 30 Agustus 2010

teman adalah pembawa kebahagiaan

sudah beberapa tahun belakangan ini, ditengah kesendirian saya atas hidup.
berjuang untuk bertahan atas apa yang terjadi dalam hidup.

mereka hadir, tanpa pamrih memberi banyak hal berharga.
lelucon untuk menghibur hati yang lara, nasihat untuk hati yang gamang.
pelukan untuk tubuh yang goyah dan genggaman tangan untuk jiwa yang tersesat.

Tuhan tidak beri saya harta untuk merasa bahagia, tapi Tuhan  beri saya mereka.
mereka yang selalu ada untuk saya, seburuk dan sehina apapun saya.

sampai hari ini saya merasakan betul kehadiran mereka yang sungguh tak pernah lekang oleh waktu.
banyak teman-teman lama atau pun baru yang hadir di tengah kerisauan hati.
dari mereka saya mendapat bahagia, dari mereka saya belajar bahagia.

dan untuk semua yang hadir saya bersyukur pada Tuhan.
saya harap Tuhan membalas semua kebaikan kalian.



*saya dedikasi tulisan ini untuk:
(Widhy, Rara, Iqbal, Mba As, Eja, Astra, Tammy dan teman teman di ADV UI 06)
yang sangat memberi banyak arti kebersamaan
(Ikko, Nina, Dina)
3 wanita perkasa yang memberi saya spirit untuk berjuang sebagai wanita
(Husnul, Adil, Khrisya, Ageng dan semua teman masa kecil)
yang sudah menjadi keluarga tempat saya berbagi
(Agil, Kempot, Mas Angga dan anak2 THE V.I.A.G.R.A)
yang hadir sebagai keluarga baru saya
(Breat, Ucha, Lambeng)
kawan dari Jogja yang seperti selalu hadir di sini
(Nowel, Masbay)
2 kawan baru yang juga menghibur dengan leluconnya
(Dita, Agung anak2 IA lainnya)
yang meluangkan wkatu mendengar semua cerita
dan semua teman teman saya yang tak tersebut namanya.
kalian yang terbaik dari Tuhan untuk saya terimakasih banyak untuk semuanya :)

within 3 days i got the real meaning of a friendship

oke cerita bermula hari sabtu, ditengah pekerjaan yg masih menumpuk sabtu siang itu saya bimbang akankah saya ikut rencana reuni dan bukber teman2 masa sekolah dulu di Madrasah Pembangunan. rencananya akan ada reuni di APSG Situ Gintung daerah Ciputat dekat sekolah kami dulu.

karena saya sudah pindah rumah ke daerah yang sangat jauh dari tempat itu saya agak malas.tapi saya ingat ajakan kawan lama saya di kampus dulu (Widhy) untuk main ke rumahnya di Pamulang untuk berbincang-bincang. jadi saya tanpa ragu meluncur dar kantor saya kawasan pamlerah ke situ gintung yang nan jauh di pinggiran jakarta untuk reuni bersama teman-teman SD-SMP. FYI, sebelumnya saya transit daerah blok M setelah naik busway dan amazing!! penuh kaya apaan tau di Blok M. pada abis gajian trs beli baju lebaran. sayangnya saya g tertarik buat ikutan :p

dan di tempat reuni malam itu sungguh fun, bertukar koneksi. berbincang membicarakan pekerjaan. nostalgia masa lalu dan tentunya tertawa bersama atas hal lucu malam itu. indah nian :)



malam itu saya akhirnya izin numpang tidur di rmh kawan saya Widhy, sesuai planning saya mau berbincang. malam itu saya nebeng bekas tetangga saya sewaktu di Pamulang. si Ichan yang juga teman SMP saya dan ternyata eh ternayat teman SD si Widhy juga. sempit dunia yah!!

oke alhasil Ichan nimbrung ngobrol semalam suntuk sampe jam 2 pagi di rumah Widhy. seperti biasa, kalo nginep di rumah Widhy si Widhy digusur ke kamar adenya. tamu yang g sopan tapi seneng sudah dianggap keluarga sm mereka. nyokapnya baik banget nyediain makan saur :D
*makasih tante Farida merepotkan mulu nih.

oke esok harinya saya masih dengan Widhy bertukar pikiran di rumahnya. sambil curhat2 ttg hidup yang g jelas hahaha and boom, we just got a plan. dan saya excited sekali membuat project ini yipiii!! tunggu tanggal mainnya yaa!

terus saya ada janji lagi hari itu sama kawan-kawan yang dulunya tetangga saya, karena saya pindah rumah mereka suka kangen :)

jadi saya sempatkan ketemu Husnul dan Adil, 2 orang kawan lainnya berhalangan bertemu. Khrisya dan Ageng, padahal saya kangen berat. jadi kita ngobrol ber3 aja deh di rumah Adil. Hoohoh kangeeeen. mereka temen2 main saya dari umur 3 tahun lho.

berlanjut, sore itu saya mau pulang. si mamah bawel tea telepon dan sms mulu. saya mau buru2 pulang. tapi diomelin sama keluarganya kawan saya Husnul. katanya suru ikut buka puasa di rumah sodara mereka di Cinere. aduh ya, udah blm tdr smlman ngobrol sm Ichan dan Widhy. mesti ikut ke acara keluarga mereka. yaudah ya g enak saking udah lama g ketemu saya jadilah anak pungut di keluarga itu. ikutan nimbrung di acara pertemuan keluarga besarnya. hahaha but it's fun :)

malemnya dianter pulang sama kakaknya Husnul smp Senayan dan saya singgah ke toko buku dekat rumah. ada 1 buku yang mau saya cari. tapi bukunya g ketemu euy udah 2 petugas ngubek2 rak. belum berjodoh mungin sama buku "Norman Edwin : Catatan Sang Sahabat Alam". tapi saya nemu 1 buku tentang Ahmadinejad (presiden Iran yang kontroversial), saya suka baca buku tentang orang-orang penting. akhirnya saya beli buku itu.

dan akhirnya pulaaaaang :)

within these 3 days i got so many bliss. saya bertemu teman-teman lama. tapi kebahagiaan yang diberi masih sama. they're never change, still good friends and i still love them.

dalam 1 hari ini pun, saat saya menulis tulisan ini. ada banyak perhatian dan kebahagiaan yang diberi teman teman pada saya. baik teman lama atau teman teman yang baru saya kenal. teman yang nan jauh di sana dan teman yang sungguh dekat di sini. baik dari mereka yang sering berjumpa atau yang kadang terlupa.

saya bersyukur sekali Tuhan ada banyak hal yang bisa saya beri, saya terima dan saya pelajari dari teman teman di sekeliling saya.
dari mereka saya mendapat bahagia, dari mereka saya belajar bahagia.

beri mereka kebahagiaan yang sama seperti yang mereka beri pada saya :)






Rabu, 18 Agustus 2010

Wanita Tegar Itu Ibuku

ia tak banyak bicara, atau mengeluh..ia terus berusaha terlihat tegar..hanya terlihat sedikit raut lelahnya atas hidup..ia tetap terlihat tegar..

ia diuji atas banyak hal..dan  banyak yg tdk memahami..betapa berat yg ia lalui..hanya bisa menghakimi..dan ia masih terlihat tegar..

ia wanita setegar cara ia menatap hidupnya..ia wanita setegar ia menahan tangsinya..ia ibuku..ya wanita kuat itu ibuku..aku berharap ia akan terus setegar itu..karena percayalah Tuhan bersama kita


:)

Solitude is Bliss | by: Tame Impala


Cracks in the pavement underneath my shoe
I care less and less about it and less about you
No one else around to look at me
So I can look at my shadow as much as I please

All the kicks that I can't compare to
Making friends like they're all supposed to


You will never come close to how I feel (x2)
Space around me where my soul can breathe
I've got body that my mind can leave
Nothing else matters I don't care what I miss
Company's okay







There's a party in my head and no one is invited

And you will never come close to how I feel (x2)

Movement doesn't flow
Quite like it does when I'm alone
I'll be the one who's free
You and I are friends


Can watch me today
Don't ask me how you're supposed to feel
You will never come close to how I feel

Minggu, 15 Agustus 2010

aku ingin tetap bersamamu. biarkan aku bersamamu.


aku tak mampu mengucap banyak kata saat yang kau tunjukkan hanya diam.
aku tak mampu memberi banyak asa saat yang kau mau hanya kelam.

aku tak bisa memberimu harap saat yang kau tunggu masih yang lampau.
aku tak bisa memberimu senyum saat yang kini yang kau lihat bukan aku.



kau yang dulu membangun tujuan itu bersamaku.
kini kau yang bilang tak mengerti arah tujuan itu.

semua bilang aku masih mampu.
tapi lihat sikapmu, masih kah aku bisa maju bersamamu?

aku hanya tidak memahami, tak cukupkah aku mengerti?
karena aku selalu bilang aku tau rasanya diposisi itu.
dan tak cukup kah dengan semua janjiku?

atas rasa nyaman dan sayang yang sudah tertanam,
aku ingin tetap bersamamu. biarkan aku bersamamu.

Risiko

hidup itu menurut banyak orang penuh resiko. saat mengambil sebuah jalan dan berkeputusan sudah barang tentu akan ada resiko yang harus diambil. tidak semua hal dalam hidup itu sesuai dengan yang dimau.
nah poin ini yang banyak bikin orang tidak berani menjalani suatu hal. tidak tertantang untuk melakukan hal yang berbeda dan beresiko tentunya.

saya berada pada situasi diatas, di mana saya harus berkeputusan apakah saya akan mengambil resiko terhadap suatu hal atau mundur perlahan. anggap saja saya memang bukan pemberani. saya menjaga keutuhan hati saya untuk bisa tetap sabar menjalani hidup. jadi saya berpikir untuk tidak mengambil resiko tersebut. tapi di sisi berlainan saya penasaran kalau saya tidak mencoba sama sekali, saya tidak akan tau seperti apa hasilnya.

saya memang sedang menjaga kondisi hati saya atas kekelaman yang pernah saya alami sebelumnya. saya butuh beberapa waktu untuk bisa beranjak dari  hal tersebut. belum lama saya bisa mengendalikan situasi hati saya. sekarang malah saya dihadapkan atas hal yang dilematis. kalau saya maju saya bisa beresiko mengalami hal yang sama, atau mundur saja dan menjadi orang apatis lagi seperti sebelumnya. saya makin berpikir keras kali ini. tidak ingin gegabah melangkan maju atau mundur begitu saja. jadi dalam beberapa hari ini saya makin gencar mencari saran, berusaha melapangdadakan hati saya atas keadaan. dan berusaha menelaah apakah akan berhasil atau tidaknya jika saya maju.


hmm well saya diberi restu oleh banyak orang untuk maju beserta doa mereka di pundak saya, akankah saya mundur atau maju?! doakan saya, saya masih berpikir untuk mengambil resiko mana pun :)

Jumat, 13 Agustus 2010

Menggenapi 12 Tahun Kepergiannya

 
sungguh ia melekat lengket di hati ini, saya ingat betul candaan ia setiap pagi.
ketelatenannya mengurusi kami setiap akan berangkat sekolah sebelum ia pergi ke kantor.

sungguh ada banyak hal yang membuat saya merasa kehilangan ia.
ia begitu sempurna dimata saya, seorang ayah yang tanpa henti membuat kami mengerti soal hidup.

beberapa hari lalu saya mendengar kabar atas berpulangnya ayahanda kawan saya, saya langsung ingat ketika saya dahulu harus melepas kepergian ayahhanda saya.
tak kuat saya mendengar teman saya menangis di line telepon saat saya mengucapkan bela sungkawa.

ahh saya tau rasanya kawan, dulu saya alami hal yang sama saat saya masih berusia 10 tahun.
memandangi wajahnya yang hanya tersenyum dibalut kain putih dan berada dikeranda jenazah.
saya ikut menangis diakhir pembicaraan kami itu di telepon.


saya mungkin dulu masih terlalu kecil untuk menyikapi sebuah kehilangan, yang saya tahu saya memang kehilangan ayah saya selamanya.
tapi saya masih berpikir bahwa ia masih akan ada saat kami butuh.

4 hari lagi pada tanggal 17 agustus 2010 ini genap sudah 12 tahun kepergian ayahanda saya tercinta.
ia yang tak akan pernah pergi dari hati kami, dan memang selalu hadir dalam mimpi kami saat kami sedang gundah.

4 hari lagi, saat semua orang merayakan kemerdekaan Indonesia dan saat semua orang sedang berbuka puasa. saat itu mungkin saya akan mengingat wajahmu 12 tahun lalu yang tersenyum untuk terakhir kalinya.

saya akan bersyukur, atas kepergianmu saya masih bisa belajar untuk menerima hidup. dengan tidak adanya kamu saya tahu Tuhan memberi kami banyak pelajaran hidup.

semoga kita berjumpa lagi ya pah :')
dan saya tetap akan selalu berdoa untukmu di sana :)



untuk ia yang terjebak dalam sesal

photo by: Dylan Sada

untuk ia yang sedang menghadapi keredupan masanya..kau murung merenunginya sendiri, tanpa ingin ditemani..

untuk ia yang terjebak persepsi atas masa lampau..kau sesali apa yang sudah seharusnya diakhiri..

untuk ia yang belum lulus dari prosesnya..bangkitkan hatimu atas keikhlasan hidup..

untuk ia yang belum memaknai sebuah penyesalan..sesal itu adalah pelajaran untuk direnungkan..

untuk ia yang belum beranjak dari kegalauan..mari sini saya beri semangat dan saya temani.. 

Minggu, 08 Agustus 2010

Waktu dan Kehidupan


















Waktu tak pernah berkompromi atas keputusan yang akan diambil.
Terlalu banyak hal yang harus dilalui daripada berlama-lama berpikir.

Terlalu banyak tanggung jawab yang harus digagahi.
Dan terlalu banyak resiko yang harus dijalani dengan arif.

Waktu tak pernah bisa terdiam dan memberi kelowongan.
Terlalu banyak hal yang harus disegerakan.

Terlalu banyak hal yang harus dipelajari.
Dan jangan banyak bertanya untuk apa semua ini.

Jalani!!
Jangan terlalu berpikir keras untuk sebuah jawaban.
Karena jawabannya hanya akan ada di akhir setelah semua terjalani.

Kula Shaker&Ian Brown: Guyuran Hujan Tak Mengurangi Antusiasme Penonton



Malam kemarin tertanggal 6 Agustus 2010 pergelaran konser 2 Artis kawakan asal Ingrris Ian Brown dan band Kula Shaker digelar dengan sederhana. Ian Brown, mantan personil the Stone Roses yang memulai karir solonya tahun 1998 ini juga akan menggelar konser di Bali. Sementara Kula Shaker, band yang pada awal karirnya menggebrak dengan single fenomenalnya "Govinda" hanya menggelar konsernya malam kemarin saja. Mereka berbagi panggung malam itu. Meski terkendala hujan yang cukup deras, tapi akhirnya konser ini pun tetap terselenggara dengan baik. Meski agak ngaret dari yang dijadwalkan namun acara ini akhirnya dimulai pukul 21:30. Meski masih gerimis tapi konser tetap berjalan dan penonton sangat antusias. Penonton yang memadati venue di Lapangan ABC Senayan memang tidak banyak. hanya sekitar 500 orang, tapi antusiasme penonton yang terbilang fanatik pada dua pemusik ini sungguh besar. Sedari awal memasuki venue berseliweran komentar akan ketidaksabaran mereka menonton idola mereka yang cukup lama ditunggu untuk hadir di Jakarta.



Yang antusias menonton Kula Shaker kebanyakan anak-anak muda pecinta musik indie. Karena juga terlihat beberapa pelaku musik independen ikut meramaikan Lapangan ABC Senayan. Seperti Jimi "The Upstairs", Rekti dan Farri "The S.I.G.I.T" dan beberapa artis lainnya. Malam itu Kula Shaker membawakan lebih dari 15 lagu. Dan membawakan single-single dari album terbaru Pilgrim's Progress dengan single jagoan Peter Pan R.I.P disusul dengan lagu-lagu seperti Sound Of Drums, Under The Hammer, High In A Heaven, Peter Pan R.I.P, Modern Blues, Temple of Everlasting Light, 303, Tattva, Hush (Joe South cover), Love Will Find You In the End (Daniel Johnston cover), Song Of Love dan tentunya ditutup dengan single andalan mereka Govinda.

Terlihat beberapa orang berkewarganegaraan asing memadati venue, kebanyakan memang penggemar Ian Brown karena mereka mengenakan berbagai atribut Ian Brown bahkan The Stone Roses. Salah satunya yang sangat terlihat berjoget-joget mengikuti irama musik Ian Brown adalah Opi Andaresta, Ronal Surapradja dan beberapa artis televisi. Malam itu Ian membawakan banyak lagunya seperti I wanna Be Adored, Time is Everything, F.E.A.R, Time Is My Everything, Crowning Of The Poor, Own Brain, Golden Gaze, Dolphins Were Monkeys, Longsight M13, Marathon Man, Sister Rose, F.E.A.R., Stellify, Just Like You. Dan seluruh penonton terbawa keenerjikkan Ian Brown yang bernyanyi sangat aktif, ke sana ke mari berjingkrak-jingkrak. Ian cukup komunikatif, beberapa kali ia mengucapkan "Terimakasih" dan sempat bercanda perihal hujan yang dialihkan oleh pawang. Ia melontarkan ketidakpercayaan atas hal yang dilakukan pawang hujan. Sungguh menghibur memang penampilan Ian malam itu.

Malam itu penonton terlihat puas, idola mereka yang ditunggu sekian lama akhirnya tampil di Jakarta juga. Walaupun harus sedikit hujan-hujanan tapi semua penampilan memukau mereka membayar semua pengorbanan penonton.

Tidak akan ada kata terlambat saat yang ingin kau katakan itu adalah kenyataan..


Harumnya tak hilang dari ruangan semu ini, makin menyesakkan jiwa yang tak kunjung menemukan jawaban.
Tawanya tak lekang diingatan otak ini, makin saja menyempurnakan kegalauan.

Diamnya sungguh tak terelakkan, makin saja membuat beribu pertanyaan.
Egonya menyemai tak terhentikan, makin membuat segala hal yang dilakukan terlihat tak berguna.

Hanya ingin tau, apa yang ia pikirkan..
Hanya ingin tau, apa yang ia rasakan..
Hanya ingin tau, apakah ini bisa diteruskan..

Aku bukan memilih, tapi menjalani takdir Tuhan..

Katakan iya saat kamu ingin berkata iya..
Dan katakan tidak saat kamu ingin berkata tidak..

Tidak akan ada kata terlambat saat yang ingin kau katakan itu adalah kenyataan..




Selasa, 03 Agustus 2010

Hari ini hanya seorang yang tak lagi dinanti


Aku sajakmu yang tak terselesaikan karena habisnya waktu..
Waktu untuk memahami, mengerti dan mengimbangi..

Aku syairmu yang tak terdendangkan karena sudah jemu..
Jemu atas semua yang menyedihkan, membingungkan dan menyakitkan..

Aku seonggok cerita yang hanya berujung sampai di sini.. hari ini.. tanpa dinanti..



*dedicated to all those who left behind:it's not an end dear.there's another good end you should believe*

Perjuangan mengejar buku ke-3 om Budiman Hakim


Sudah sekitar beberapa tahun ini saya suka membaca. Saya tidak suka bacaan yang berat dan terlalu bertele-tele. Pada dasarnya memang saya tidak suka baca. Tapi semenjak akhir semester kuliah saya diberitahu teman-teman kampus saya di Periklanan UI. Ada 1 buku menarik karya seorang copywriter handal. Nama penulisnya Budiman Hakim. Pertama kali saya baca buku karyanya, bukunya boleh pinjem sebenarnya. Tapi saya coba baca dengan hati berdebar-debar *lebay* . Takut g bisa dicerna oleh saya, tapi ternyata bukunya "berilmu". Asik bacanya, tulisannya Om Budiman Hakim ringan tapi bahasannya berbobot. 2 buku tulisannya saya baca ulang beberapa bulan ini. Bahkan kegemaran membaca bukunya Om Bud ini menular ke adik saya yang berusia 16 tahun. Bahkan membuat adik saya itu mengidolakan Om Bud. 

Setengah tahun berlalu, saya  mencoba membaca buku ketiganya. Jujur aja boleh nyolong-nyolong saya baca di toko buku. Tiap hari saya dateng buat baca, bukunya dengan niat saya simpan di tempat yang hanya saya yang tau. biar besok saya dateng lagi masih ada dan bisa saya baca. Saya memilih bagian mana yang ingin saya baca. Berbagai alasan pribadi membuat saya menunda membeli buku itu. Sampai akhirnya beberap minggu ini saya memutuskan ingin mencari buku tersebut.

3 hari ini, saya mengunjungi sebuah mall dekat rumah saya di kawasan Rawamangun. Saya niatkan mencari buku "Sex After Dugem, Catatan Seorang Copywriter", buku ketiga Budiman Hakim tersebut. Saya tanya sama petugas cowo di toko tersebut. Dia bilang bukunya masih ada dan tinggal 3. Saya tunggu si petugas ngubek-ngubek lemari dan rak-rak di toko buku itu. Si petugas dengan muka capek bilang " Yah Mba bukunya g ada deh, saya cariin lagi yah besok. Kayanya salah naro". Oke saya sabar deh, tapi ni duit sebenernya ga sabar. Takut dijajanin buat yang lain. Saya sambangi lagi besoknya, sebenarnya saya lagi sakit. G masuk kerja tapi tetep niat nyari ni buku. Saya mesti dapetin ni buku. Hari kedua perjuangan masih belum menghasilkan. Petugas kali ini cewe dan tetep dia bilang belum ketemu. Duh! Apes saya lemes banget lagi sakit tapi g dapet tu buku juga. Ni lho buku yang saya cari:





Oke hari ketiga, yaitu hari ini. Masih dalam keadaan sakit, setelah tadi sore saya ziarah ke makam ayah saya menjelang Ramadhan ini. Saya bertekad bulat, kalo sampe ga dapet g boleh pulang. Hahaha dan akhirnya, berkah hari ini kali ya. Si petugas toko buku yang g biasa-biasanya ganteng gitu dengan baik hati mau nyariin sampe ke laci-laci terdalam toko itu dan akhirnyaaaaaa buku itu saya genggam juga. Wow! Sumringah saya liatnya, pengen buru-buru saya baca di rumah. Petugas toko bukunya sampe saya salamin berkali-kali.Hahaha
Perjuangan tidak sia-sia, sampai detik ini saya baru baca seperempat bukunya. Walaupun beberapa bagian sudah saya baca. Tapi tetep menarik dan kocak untuk dibaca. Om Bud saya senaaaaaaang bukan kepalaaaaaang :)

Sampe di rumah bukunya jadi rebutan adik saya yang memang sudah terkontaminasi dengan 2 buku sebelumnya. eits, tetep yang beli yang baca duluan! Hahaha mari membaca dan tertawa malam ini!
Terimakasih Om Bud telah membuat saya ingin membaca terlebih ingin menulis dan membuat blog.


Minggu, 04 Juli 2010


katakan pada ia yang terlanjur menari dalam ingatanku.
aku yang tak terjamah asa kini tak ingin lagi kecewa.

sebuah pelajaran berharga atas apa yang telah terbina.
membuat dunia terlihat tak kuasa menahan apatisme rasa.

aku lihat kau bahkan perlahan menghapusku dari otak.
dan mulai berlari tanpa jejak. 

aku akan berusaha keras untuk tetap berdiri tegak.
meski kamu tetap menjadi penghalang atas asa yang kubangun kelak.

Selasa, 29 Juni 2010

I Just Wanna Let It All Go





"How many tears must you cry
How many buried inside
Until you finally let go

How many years must you fight
How many stories survive
Until the tables will turn

How many days must you brave
How many years must you pay
There's nothing left to let go "




saya rasa ada sepenggal cerita tentang hati saya di lirik lagu di atas..
sepenggal cerita tentang saya yang belum melepas sesuatu pergi dengan ikhlas..
cerita yang tak kunjung usai sekian tahun..

ini menginjak setahun saya masih mencoba melepasnya pergi..

ini menginjak setahun saya bertanya pada diri saya sendiri "apalagi yang saya beratkan atas ia yang sudah berlalu pergi?"

ini menginjak setahun saya renungkan salah saya atas ia dan semua dalam hubungan kita..

ini menginjak setahun saya melontarkan sumpah serapah saya atas ia yang mengkhianati cinta..

ini menginjak setahun saya masih menjadi apatis atas cinta lainnya..

saya harus melangkah.. harus..
saya ingin lepaskan pijakan hati saya setahun ini atas kamu..
saya sudah lihat kamu pergi terlebih dahulu..saya pun ingin pergi..